Software yang digunakan untuk Tugas ini adalah 3DCRAFTER buatan AMABILIS, yang akan membuat objek simpel untuk dilihat dari berbagai arah supaya megetahui VSD secara 3D Virtual dari software tersebut. Hasil Sebagai berikut
Terlihat dari depan
gambar dibawah dilihat dari samping
Dengan fokus ke torus, objek yang sebelah kanan
Gambar selajutnya adalah fokus di daerah lain dengan properties objek ditengah, silinder
Seluruh point point seperti posisi, longitude, pewarnaan dan mana permukaan yang mana tidak terlihat sudah terpenuhi
Setelah program dibuka maka kita bisa langsung drag and drop di menu construction dalam program tersebut, disini saya akan menaruh beberapa objek seperti berikut.
untuk posisi yang lebih akurat maka bisa diedit setelah mouse diklik kanan di objek dan dipilih group properties
sehingga keluar di menu sebelah kanan yang dapat diedit posisinya
setelah itu bisa membuat objek simpel dan bisa diatur seperti berikut, kamera bisa dipilih animation dan akan menaruh tepat didepan, untuk posisi depan
Setelah diklik maka akan tampak dari depan objek tersebut, tinggal menambahkan beberapa objek. dan untuk resize bisa dengan mouse di klik kanan dan menu scale dipilih
Setelah itu hasil akhir dilihat dari depan
Lengkap dengan propertiesnya, seperti itu hasilnya
dengan Keyshot untuk finishing render, tetapi free edition, jadi noise lumayan tinggi
Dengan memakai software 3D Blender, kami membuat sebuah laptop dengan bump map agar terlihat lebih realistis
tipiskan cube menjadi seperti ini
dan pindah ke edit mode tekan ctrl+r supaya dapat menarik layar
tarik bagian tersebut sehingga menjadi layar, dan ctrl+r lagi unutk membuat layar yang lebih realistis
setelah itu pilih face supaya dapat ke belakang ditarik layarnya
masukkan image dan uv mapping generated flat agar menjadi seperti ini
sudah terliaht texture mapping untuk layar laptop, sekarang untuk membuat keyboard dan bump yang realistis sama seperti tadi dengan edit mode dan ctrl+r dan pilih yang mau digunakan dengan seleksi yang mirip seperti laptop
setelah di render
menambahkan warna di properties material dan texture di sebelah kanan
di render
setelah itu membuat touchpad
hasilnya
setelah itu diexport ke .3ds dan buka di keyshot free edition
Dengan sedikit percobaan memakai keyshot6 agar ada tekstur yang lebih real walaupun hanya sebatas free edition
Terlihat dengan finishing keyshot6 menjadi ada efek metalik dan mejanya terbuat kaca agr dapat memantulkan, tidak bisa dirender karena ini free edition. unutk material hanya tinggal drag and drop dari opsi di kiri ke objek yang dinginkan
Pada gambar diatas adalah simulasi api lilin dan beberapa objek. Cahaya lilin disini
terlihat seperti point light yang ke segala arah
Pembuatan lilin
dengan apinya dimulai dari bentuk lilin. Tambahkan sphere dan cube setelah itu di boolean agar dapat di pecah
select cubenya dan
shift select lagi icospherenya, setelah itu di menu kanan icon kunci
inggris pilih add modifier boolean dan operation diffference ke
object icosphere, setelah itu menjadi seperti dibawah
terlihat
ada bentuk setengah icosphere untuk model penyanggah lilinya.
Setalah itu spacebar
ditekan dan pilih ketik quicksmoke seperti dibawah
copy dan edit saja
terlebih dahulu lilin dan bagian lainnya yang tiggal di tambahkan. terlihat ada kubus hanya jaringnya saja
bagian sphere diganti menjadi settingan dibawah ini di bagian properties dan smoke ke flow dan fire
Setelah itu tekan tombol play hingga api terlihat, agar api statis dan render menjadi hasil akhir yang paling atas
ARIEAL adalah teknologi “haptic” sangat “scalable” yang memberikan sensasi taktil ekspresif di udara. AERIAL memungkinkan pengguna untuk merasakan benda-benda “virtual” depan layar, pengalaman dinamis berbagai tekstur dan menerima umpan balik pada gerakan tubuh penuh, semua tanpa mengharuskan pengguna untuk memakai perangkat fisik. AIREAL dirancang untuk menggunakan pusaran, cincin udara yang dapat melakukan perjalanan jarak jauh sambil menjaga bentuk dan kecepatan. Ketika pusaran “menyentuh” kulit pengguna, pengguna bisa merasakan angin. Teknologi AIREAL hampir seluruhnya dicetak menggunakan 3D printer seperti nozzle fleksibel ,panci dan struktur gimbal miring yang mampu menargetkan 75 derajat. Lima aktuator yang dipasang di sekitar AIREAL, melalui nozzle fleksibel dan ke dalam lingkungan fisik. nozzle fleksibel digerakkan memungkinkan untuk secara tepat dikirimkan ke setiap lokasi di ruang 3D.
AIREAL merupakan bagian dari visi jangka panjang Disney Research untuk menciptakan computer lingkungan yang dapat memberikan pengalaman interaktif yang menarik mulus, di mana-mana dan kapan saja.
Gallery
Perangkat AERIAL memancarkan cincin udara disebut “pusaran” menuju
tangan pengguna. pusaran dapat menanamkan kekuatan di tangan pengguna, yang
memungkinkan berbagai sensasi udara bebas dinamis.
Perangkat ini bisa menvisualisasikan kupu kupu berada diatas tangan dengan feedbak mirip dengan "udara"
Free air haptics dapat disampaikan ke dunia nyata di mana benda-benda fisik seperti daun tanaman dapat bereaksi terhadap pergerakan sayap kupu-kupu virtual.
Add caption
Pengguna dibawah dapat merasakan atmosfir digambar dengan "udara" yang dikeluarkan dari AIREAL
https://www.disneyresearch.com/project/aireal/
Review
Dengan adanya teknologi baru tersebut yang akan membuat konsep 4D dalam artian dunia hiburan akan tergapai karena bisa merasakan situasi tersebut dalam layar monitor dll. tanpa mengharuskan pengguna untuk memakai perangkat fisik. Dikombinasikan dengan komputer grafis interaktif, AERIAL memungkinkan pengguna untuk merasakan objek 3D virtual, mengalami tekstur udara bebas dan menerima umpan balik haptic pada gerakan yang dilakukan di ruang bebas.
Sebuah kamera dibutuhkan untuk "Image Processing" membaca marker yang harus di detect dan akan di baca untuk diproses menjadi feedback bagi user seperti jika ada angin yang berhembus maka udara kan keluar dari Nozzle untuk membuat pengguna merasakan atmosfirnya.
Perangkat ini membutuhkan papan "MBED" yang menciptakan sinyal dan dengan menggunakan 5 saluran tunggal chip 20W kelas D amplifier oleh Texas Instruments. Salah satu amp per aktuator, yang adalah subwoofer. MBED juga mendorong motor digital mengendalikan nozzle. Ada kamera didalam dipasang di perangkat juga yang terhubung ke PC melalui USB. MBED juga terhubung melalui USB dan berkomunikasi secara serial dengan program yang berjalan pada PC. Program pada PC membaca masukan dari kamera kedalaman mengakui sasaran, yaitu posisi update tangan motor ke titik pada target dengan mengirimkan perintah untuk MBED dan kemudian mengirimkan perintah untuk MBED untuk menembak cincin udara. on-board kamera dan motor di dalam dikalibrasi sehingga kita bisa menembak apa pun kamera mendalam melihat.
Review Film animasi yang berkaitan Komputer Grafik : "Big Hero 6"
Di sebuah kota bernama San Fransokyo, seorang remaja bernama Hiro meneruskan proyek kakaknya untuk membuat sebuah robot yang bisa membantu kehidupan sehari-hari. Namun ketika kota tersebut di ambang kehancuran, Hiro bersama sang robot dan lima rekannya bahu-membahu menyelamatkan kota.
Itulah sekilas cerita Big Hero 6, sebuah film animasi besutan Disney yang sudah tayang pada hari Jumat (7/11) kemarin. Cerita Big Hero 6 diambil dari salah satu komik Marvel berjudul sama meski dengan berbagai modifikasi. Contohnya adalah nama kota yang diubah menjadi San Fransokyo yang menggabungkan San Fransisco dan Tokyo. Sang robot—yang bernama Baymax—juga merupakan intepretasi “liar” sang sutradara, Don Hall, yang menginginkan sosok robot original dan tidak pernah dibayangkan orang sebelumnya.
Disney bahkan menciptakan software khusus yang disebut Hyperion
agar dapat menghasilkan film animasi terbaik yang pernah ada.
Hyperion pada dasarnya adalah software yang memperhitungkan jatuhnya cahaya sepanjang film animasi. Animator hanya perlu menentukan posisi sumber cahaya, sementara efek cahaya terhadap lingkungan sekitarnya menjadi bagian Hyperion. Dengan kalkulasi yang kompleks, Hyerion mampu memperhitungkan jatuhnya cahaya dan efeknya terhadap semua benda yang terpengaruh pendaran cahayanya. Sebagai perbandingan, sebelumnya para animator harus memperhitungkan jatuhnya cahaya secara manual.
Berkat Hyperion, Big Hero 6 memiliki pencahayaan yang akurat sekaligus natural. Disney mengklaim Big Hero 6 jauh lebih natural dibanding film Disney lain seperti Bolt dan Wreck It Ralph. Keunggulan Hyperion semakin terlihat karena Big Hero 6 mengambil setting perkotaan (yang seharusnya penuh dengan kombinasi cahaya lampu).
Lebih gila lagi, Hyperion bisa dibilang masih dalam tahap “beta”. Hyperion sudah digunakan meski masih dalam tahap pengembangan. “[Membuat Hyperion] mirip seperti membuat mobil sambil mengemudikannya,” ungkap Andy Hendrickson, Chief Technology Officer (CTO) Disney. Tim produksi sebenarnya sudah berjaga-jaga dengan cara memproses film menggunakan metode biasa secara bersamaan. Namun karena kerja paralel tersebut menyita sumber daya, Andy pun nekat menggunakan sepenuhnya Hyperion. Beruntung, perjudian itu berhasil.
Software lain yang dikembangkan Disney di film ini adalah "Denizen". Software ini berfungsi memudahkan animator membuat karakter pendukung film. Pada film Bolt (yang juga mengambil setting perkotaan), Disney hanya menciptakan ratusan karakter. Karena itu, mereka harus memutar otak agar setting di tengah kota New York yang sibuk tetap terlihat sesuai aslinya dengan karakter yang terbatas tersebut.
Namun dalam Big Hero 6 ini, Disney menciptakan 750 ribu karakter, alias nyaris sama seperti jumlah penduduk San Fransisco sesungguhnya. Pada adegan pembukaan saja terdapat 6000 karakter yang masing-masing memiliki karakter unik. Dan hal itu dimungkinkan berkat Denizen.
Pembuatan Big Hero 6 pun membutuhkan kerja komputasi yang luar biasa. Untuk me-render film ini, Disney harus menggunakan komputer paralel yang tersebar di dua kota (Los Angeles dan San Fransisco). Komputer paralel ini melibatkan 55 ribu core prosesor yang mengerjakan 400 ribu proses komputasi per hari.
Hendrickson mengatakan bahwa Disney harus membangun cluster superkomputer yang mampu menjalankan Hyperion untuk Big Hero 6; itu begitu besar, pada kenyataannya, bahwa itu akan peringkat sekitar 75 pada daftar top 500 superkomputer di dunia. Cluster ini terdiri lebih dari 2.300 workstation Linux, masing-masing berisi dua prosesor 2.4GHz Intel Xeon E5-2695 v2 (untuk total 24 core processing-dan 48 thread per mesin), 256GB memori onboard, dan dua 300GB solid- state drive dalam RAID level 0 hardware array yang serius dibutuhkan untuk "Hyperion" CPU-intensif. Seluruh rig mampu menjalankan 400.000 pekerjaan (visualisasi, simulasi, atau rendering) dalam waktu 24 jam, setara dengan 1,1 juta render jam. Sistem penyimpanan yang memegang aset dan arsip-54 film Disney Animation memiliki kapasitas 5 petabyte (atau 5.000 terabyte).
Behind the screen, Big Hero 6 is four times more complex than Frozen in the scale of its animation, so Disney needed to ramp up massively.
Review
Apa itu Path Tracing ?
adalah metode untuk menghasilkan gambar digital dengan mensimulasikan bagaimana cahaya akan berinteraksi dengan objek di dunia maya. Path Tracing ditelusuri dengan menembak sinar (segmen garis) ke TKP dan melacak mereka karena mereka bangkit antara objek.
Path Tracing mendapatkanya dari menghitung jalan cahaya dari sumber cahaya ke kamera. Cahaya berpotensi dapat memantul antara banyak benda di dalam adegan virtual. Sinar cahaya memantulkan permukaan itu memantul dan menciptakan sinar baru. Sebuah jalan karena itu dapat terdiri dari sejumlah sinar. Dengan mengumpulkan semua sinar sepanjang jalan bersama-sama, kontribusi dari sumber cahaya dan permukaan di sepanjang jalan dapat dihitung. Perhitungan ini digunakan untuk menghasilkan gambar akhir.
Dalam banyak versi path tracing (termasuk pendekatan Hyperion), jalur yang dimulai dari kamera dan menembak ke tempat kejadian untuk menemukan koneksi ke sumber cahaya. Ini adalah kebalikan dari berperilaku bagaimana cahaya di dunia nyata, tetapi dengan melakukan hal ini, itu jauh lebih mudah untuk menemukan jalur cahaya yang benar.
Bagaimana Hyperion menghasilkan gambar?
Dalam film, mereka menemukan pengaturan yang sangat besar dan kompleks seperti San Fransokyo, kota di Big Hero 6. Ini akan menjadi tantangan untuk setiap penyaji berjuang untuk mensimulasikan pencahayaan realistis.
Menggunakan jalur khas teknik tracing, cahaya memantul di sekitar secara acak, menghadapi objek dalam urutan yang tak terduga. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah besar waktu yang terbuang, terutama dalam adegan yang kompleks. Untuk mengatasi masalah sulit ini kita menggunakan variasi unik kita sendiri jalan tracing.
Hyperion menangani beberapa juta sinar cahaya pada satu waktu dengan menyortir dan bundling mereka bersama-sama sesuai dengan arah mereka. Ketika sinar dikelompokkan dengan cara ini, banyak sinar di bundel kena objek yang sama di daerah yang sama ruang. Kesamaan ini ray hit kemudian memungkinkan kita - dan komputer - untuk mengoptimalkan perhitungan untuk objek memukul.
Berkat metode baru kami, mereka dapat membuat keseluruhan San Fransokyo tanpa menggunakan trik seperti membuat lukisan untuk meniru pemandangan yang jauh.
Denizen
Sebuah software yang tidak "beta", sudah dipakai beberapa film disney unutk mebantu animator membuat karakter dengan random dan unik, beda dengan satu sama lain agar membuat populasi kota menjadi terlihat hidup.
In Big Hero 6 there are 83,000 buildings, 260,000 trees, 215,000 street lamps (of six different styles), and 100,000 vehicles. "On every other film this would have been a painting," Driskill said.
"All totaled, 670 unique characters were generated by Denizen"
Animasi yang kami buat merupakan sebuah simulasi pembuatan
sim C di samsat . awal mulanya adalah pembuat sim harus melewati beberapa
rintangan yakni melewai pembatas (cone) – putaran 180 derajat – Jalur zigzag.
Berdurasi 16 detik dengan material
yang sederhana dengan berlatar gedung samsat dengan pemandangan jalan.
HP
mempertaruhkan segalanya di “The Machine”, Sebuah Arsitektur Komputer baru
bedasarkan “memristors” dan “silicon photonics”
Abstraksi
Manusia selalu ingin mengedepankan teknologi teknologi agar lebih mudah, cepat, tepat dan lebih b aik darinsebelumnya tentunya. Dengan begitu dapat membuat pekerjaan manusia menjadi lebih efisisen untuk dikerjakan, contohnya pada komputer yang merupakan perkembangannya tercepat saat ini, dalam kurun waktu 7 dekade saja yang dari satu rumah, sekarang bisa menjadi komputer genggam. Kali ini bagian komputer yaitu Server juga akan mengalami perubahan yang signifikan menurut HP Labs, denagn mengganti beberapa Hardware komputer dan sebuah OS baru (?). Sebuah OS baru yang akan membuat arsitektur yang berbeda dari yang kita kenal yaitu intel x86 atau x64 dan Linux
Pendahuluan
The Machine Merupakan suatu Komputer yang mempunyai arsitektur yang berbeda nantinya dengan komputer (server) pada umumnya yang menggantikan Ram dan pengurangan transmisi optik pada bus-bus dalam komputer. Yang hasilnya akan mempercepat pemrosesan data menjadi informasi pada pemrosesan big data, karena ini merupakan tujuan mereka. HP merasa pemrosessan server terhadap Big Data kurang mumpuni untuk server sekarang
Perumusan Masalah
Apa itu The Machine secara umum ?
Tujuan
Mengetahui gambaran luas tentang The Machine
Pembahasan
HP ,yang sedang mengintai segala sesuatu pada
arsitektur komputer baru, merek yang mereka sebut ... The Machine . Dilihat
oleh laporan awal dari Bloomberg Businessweek , hingga 75 % divisi R & D HP
- HP Labs - bekerja pada The Machine . Seperti yang Anda harapkan , rincian
tentang apa yang sebenarnya akan membuat The Machine proposisi unik ini yang
sulit didapat , tapi kedengarannya seperti “groundbreaking”, kerja HP di
memristors ( foto atas ) dan Photonics silikon akan memainkan peran kunci .
Dalam
kata-kata HP Labs , Mesin ini akan menjadi pengganti yang lengkap untuk
arsitektur sistem komputer saat ini . Akan ada sistem operasi baru , jenis baru
memori ( memristors ) , dan bus super cepat / interkoneksi perifer ( Photonics
) . Berbicara kepada Bloomberg , HP mengatakan akan mengusahakan The Machine
dalam beberapa tahun , " atau jatuh di wajahnya mencoba . "
Hal pertama, yang kita mungkin tidak bicara adalah tentang arsitektur komputasi konsumen. Di sini, meskipun teknologi itu mungkin akan dikomersialisasikan oleh Mesin dan akan meresap ke desktop dan laptop. Pada dasarnya, HP digunakan untuk menjadi pemain besar di workstation dan server pasar, dengan sistem operasi sendiri dan arsitektur hardware, seperti Sun. Selama 10 tahun terakhir meskipun, arsitektur Intel x86 telah dengan cepat mengambil alih, ke titik di mana HP (dan Dell dan IBM) pada dasarnya reseller hanya komoditas OEM server x86. Hal ini telah mendorong turun margin keuntungan perusahaan - dan ketika dikombinasikan dengan saham besar di pasar PC menurun, Anda dapat melihat mengapa HP agak gugup tentang masa depan. Mesin, dan IBM OpenPower inisiatif, keduanya upaya untuk keluar dari bawah monopoli x86 Intel.
HP mulai bekerja pada mesin ini Dua tahun yang lalu, ketika Martin Fink menjadi CTO dan kepala HP Labs. Dia mengambil dan melihat komponen yang ada di HP Labs bekerja pada - memristors, Photonics silikon - dan enam bulan kemudian ia memutuskan bahwa sudah waktunya untuk pitch Machine untuk CEO HP Meg Whitman. Pada presentasi, Fink mengatakan dia memperkirakan 75% dari HP Labs personil yang akan didedikasikan untuk bekerja di The Machine. Tampaknya, Whitman menyetujui rencana tersebut, karena di sini kita berada di tahun 2014 dan HP tampaknya mempertaruhkan masa depannya di atasnya.
IBM juga bekerja pada silikon nanophotonics.
Sementara rincian yang tepat adalah sulit didapat, tampaknya Mesin ini didasarkan pada gagasan bahwa RAM saat ini, penyimpanan, dan teknologi interkoneksi tidak dapat bersaing dengan persyaratan pengolahan Big Data modern. HP bekerja pada dua teknologi yang bisa mengatasi kedua masalah: Memristors bisa menggantikan RAM dan penyimpanan flash jangka panjang, dan Photonics silikon bisa memberikan performa lebih cepat on- dan off-motherboard bus. Memristors dasarnya menggabungkan manfaat dari DRAM dan flash storage dalam satu, hiper-cepat, paket super padat. Photonics silikon adalah semua tentang mengurangi transmisi optik dan penerimaan untuk skala yang dapat diintegrasikan ke dalam chip silikon (bergerak dari listrik ke optik akan memungkinkan untuk kecepatan data yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang rendah). Kedua teknologi dapat dibangun dengan menggunakan teknik fabrikasi konvensional.
Kedengarannya seperti The Machine akan melakukan hal yang lebih jauh dari RAM dan penyimpanan eksternal, bukan dengan kemasan high-density ton memristor chip ke motherboard, dekat CPU. (Tidak ada kata pada apa yang mungkin menggunakan arsitektur CPU, kebetulan.) Semuanya akan dihubungkan bersama-sama dengan kecepatan tinggi menggunakan Photonics silikon - dan Anda tidak diragukan lagi akan dapat menghubungkan beberapa Mesin bersama-sama melalui interkoneksi optik, juga.
Hasilnya pasti akan menjadi perangkat yang sangat cepat yang membuka cara baru pengolahan data . Namun , dalam semua kejujuran , sulit untuk memahami arsitektur komputer fantabulous yang memiliki kekuatan pemrosesan mengerikan – dan juga sulit untuk benar-benar membangun sistem tersebut dalam kenyataan . Elemen kunci di sini akankah software - baik sistem operasi , yang harus dirancang dari bawah ke atas untuk ini komputasi dan penyimpanan paradigma baru, dan ekosistem aplikasi . Seluruh PC dan server industri sudah bercokol dengan x86 , Windows , dan Linux . Ini akan membutuhkan usaha monumental atas nama HP untuk menciptakan dan mendukung arsitektur baru yang hampir tidak memiliki kesamaan dengan platform yang pengembang telah menargetkan untuk 50 tahun terakhir.
Kesimpulan saya
Manusia memang pada dasarnya tidak akan berhenti pada satu hal, mereka cenderung akan mencari hal lain selama bisa karena manusia tidak akan pernah puas dengan yang ada, karena “Natural Habit” inilah, manusia-manusia di HP Labs mulai meikirkan sesuatu yang baru, yaitu adalah Arsitektur Komputer baru yang lain dan tidak bedasarkan Intel ( Karena Intel terlalu menguasai pasar Arsitektur Komputer terkini).
Topik Kali ini dikatakan Memristors dan Photonics Silicon sebagai pengganti arsitektur Komputer di masa yang akan datang. Memristors akan mengganti RAM dan Photonics Silicon akan mengganti Arsitektur motherboard pada umumnya, agar memperoleh pemrosesan data yang lebih cepat, karena Menurut HP untuk kebutuhan “Big Data” Modern tidaklah cukup arsitektur komputer sekarang, pada dasarnya akan membuat sebuah komputer tersebut menjadi lebih cepat.
Hebatnya lagi, disalah satu video tentang “The Machine” tidak hanya lebih cepat, tetapi mengkonsumsi daya listrik lebih sedikit, jadi lebih cepat dan tidak boros pemakaian listrik. Kalau pada motherboard pada umumnya memakai elemen sejenis emas untuk bus transfer speednya, dengan photonics silicon ini maka transfer bus data dengan interkonesi optic, mungkin seperti fiber optic, tetapi sangat cepat. Karena untuk pemrosesan Big Data diperlukan kecepatan dan ketepatan dalam mengolah data menjadi informasi yang dibutuhkan si pengguna.